zaQ corner

Kompetisi IT dan karakteristiknya

Posted on: November 8, 2008

Di penghujung masa kuliah ini saya ingin berbagi tentang pengalaman saya mengikuti kompetisi IT.  Saya akan memaparkan analisis saya tentang berbagai kompetisi IT tahunan yang ada di Indonesia, terutama tentang karakteristik dari masing-masing  kompetisi tersebut. Harapannya mahasiswa yang ingin mengikutinya bisa mempersiapkan diri dan menyesuaikan dengan karakteristik tersebut. Karena tak jarang saya lihat teman-teman yang memiliki potensi untuk menjuarai kompetisi tidak lolos hanya karena tidak memahami karakteristik lomba tersebut, rasanya ini kurang adil. Namun pada umumnya kompetisi IT yang ada memang menguji kemampuan IT mahasiswa, hanya saja memang dibutuhkan kemampuan lain mungkin, salah satunya memahami karakteristik kompetisi tersebut. Buat temen-temen pembaca yang merasa pernah mengikuti lomba-lomba di bawah ini dan merasa tidak cocok dengan analisis saya silakan dikoreksi dan dikomentari karena ini sangat subjektif berdasarkan yang saya alami. Semoga bermanfaat bagi yang lain.

Imagine Cup
Kompetisi ini merupakan kompetisi mahasiswa internasional yang diadakan oleh Microsoft. Bidangnya tidak hanya IT, ada juga Perfilman, Desain, Game, dan juga uji pengetahuan/wawasan teknologi microsoft. Bisa dibilang kompetisi ini paling bergengsi di mata jurusan saya (Informatika ITB). Saya tidak tahu apa sebabnya, tapi kemungkinan karena setiap tahun jurusan kami selalu menjuarainya jadi adik-adik tingkatnya menganggap kesempatan menang terbuka lebar.Sebenarnya bukan karena kaka tingkatnya menjuarai lantas ada semacam penurunan tahta kemenangan. Yang ada menurut saya transfer pengalaman yang sudah menang jadi mudah karena dekat satu jurusan. Inilah yang akan saya lakukan dalam artikel kali ini agar informasi merata. Disini saya hanya akan membahas kategori Software Design (juga kategori paling bergengsi dan paling gede duitnya).

Imagine Cup Software Design bisa dibilang menguji semua kemampuan baik IT ataupun softskill. Untuk kemampuan IT cenderung lebih ke kemampuan coding bahasa pemrograman yang mendukung Teknologi Microsoft entah itu menggunakan Visual Studio atau CASE Microsoft lainnya. Sedangkan kemampuan softskill yang dibutuhkan adalah desain interface (cukup dominan), komunikasi dalam bahasa inggris dan juga kreativitas. Perlu diperhatikan, kecanggihan teknologi tidak akan menjadi penilaian dalam kompetisi ini. Banyak stigma beredar bahwa canggihnya teknologi menjadi komponen penilaian (kalo di level international mungkin iya), padahal tidak.  Kreativitas menelurkan ide dan juga analisis yang tajam terhadap kebutuhan akan penyelesaian masalah merupakan komponen penting. Tapi ini masih kurang tanpa desain antar muka software yang bagus (lux) dan juga kemampuan mempresentasikan dalam bahasa inggris. Bisa dibilang 3 komponen ini sama-sama berat. Saya melihat temen-temen yang idenya bagus tapi banyak yang gagal karena desainnya jelek (bahkan jurinya bilang begitu). Ada juga yang cukup aneh, analisis software akan penyelesaian masalah sangat kurang tapi desain antar mukanya bagus justru bisa lolos ke babak selanjutnya (walaupun tidak menang juga akhirnya). Jadi silakan dipikirkan sendiri 3 komponen tersebut : ide, desain, dan juga presentasi dalam bahasa inggris. Bagi saya, ketiganya sama-sama berat bobotnya. Oh ya peringatan, jangan sampai menggunakan teknologi lain diluar teknologi Microsoft kalo ikut kompetisi ini.

Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC)
Kalo gengsi dinilai dari besarnya hadiah sebenarnya kompetisi ini paling bergengsi di Indonesia. Dulu ada 2 bidang dalam kompetisi ini, yaitu hardware dan software tapi sekarang hanya 1 bidang lomba saja yaitu software. Jadi yang akan dibahas disini hanya Software saja. Kompetisi ini mencoba menguji kemampuan kita dalam bidang wireless terutama pemrograman mobile. Bisa itu PDA, Handphone atau perangkat mobile lainnya. Tapi yang pasti Indosat harus dilibatkan dalam aktivitas aplikasi mobile yang anda buat. Banyak temen-teman yang ikut kompetisi ini saya lihat tidak melibatkan Indosat dalam penerapan aplikasinya jika sudah jadi nanti. Misalkan bikin game atau software mobile yang tidak memangkas pulsa penggunanya. Ada 2 tahap dalam kompetisi ini untuk menjadi pemenang, yaitu proposal dan juga presentasi produk. Pada tahap proposal panitia akan menyeleksi ide kita. Karena mereka melihatnya dalam tulisan, usahakan anda menjelaskan proposal anda sesingkat mungkin dan sejelas mungkin. Mungkin anda bisa menggunakan gambar-gambar atau grafik yang menarik.

Pada tahap 2 barulah karya anda dinilai. Perlu diketahui anda dibolehkan sekali menggunakan prototipe disini tidak harus membuat aplikasi yang sesungguhnya menggunakan bahasa pemrograman. Ada yang pernah mendapatkan juara dengan hanya menggunakan animasi Flash. Yang penting adalah analisis kebutuhan produk dan kreativitas anda.

Lomba Cipta Elektronik Nasional (LCEN) telematika
Sama seperti IWIC, kompetisi ini juga dibagi dalam dua tahap, yaitu proposal dan juga presentasi produknya. Lagi-lagi, karena bentuknya proposal anda harus menjelaskan dengan sejelas-jelasnya tentang ide anda. Berbeda dengan IWIC, kompetisi ini lebih luas ranahnya dan juga lebih akademis. Karena mereka tidak hanya menilai kebermanfaatan produk anda saja tetapi juga menilai kerumitan dan aspek teori dari produk anda, untuk itu usahakan judul anda seilmiah mungkin. Mereka yang lolos pada babak kedua akan diwajibkan untuk merealisasikan idenya (kalau tidak direalisasikan didenda). Untuk itu penting bagi anda yang mau ikut kompetisi ini memikirkan bahwa idenya bisa direalisasikan. Tidak sedikit dari peserta yang tidak bisa merealisasikan idenya.

Indonesia ICT Awards (INAICTA) Student Project Category
Ini merupakan kompetisi yang diadakan oleh pemerintah melalui depkominfo. Pemenangnya selanjutnya akan diajukan ke kompetisi Asia Pasific.  Kompetisi ini juga terdiri dari 2 tahap yaitu dokumen dan juga presentasi. Yang paling penting pada tahap dokumen adalah ide anda terkait aspek keunikan dan juga fitur-fiturnya. Pada tahap presentasi poin yang cukup besar adalah cara presentasi anda sendiri, termasuk dalam hal ini menjawab pertanyaan. Selain itu aspek kebermanfatan dan kualitas software dalam menyelesaikan masalah juga komponen penilaian yang teramat sangat krusial. Kalau bisa buatlah dewan juri terpukau pada 5 menit pertama. Tunjukkan juga demonstrasi aplikasinya.

Itu saja kompetisi-kompetisi IT di Indonesia yang berhasil saya petakan setelah mengikutinya secara langsung. Mudah-mudahan bermanfaat dan yang paling penting ada quote dari saya. “Kemenangan dalam suatu lomba tidak mencerminkan sebuah universitas bagus atau tidak, yang menentukan adalah bagaimana kontribusi lulusan universitas tersebut dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada”.

5 Responses to "Kompetisi IT dan karakteristiknya"

Jack, koq belum masukin si GEMASTIK, maish baru tuh, yang partisipasi di dalamnya (maksudnya sebagai pelaksana), banyak dari kalangan dosen setempat juga,.😀

Google Summer of Code jg dongg.. hehe.. Salam kenal.

kan gw ga ikut to…jadi no comment deh..temen-temen yang ikut silakan ngasih komentar disini…biar temen yang lain tau juga…

wah..wah..wah
saya malah pengen nonton lombanya😀

iya tuh, gemastik mana nih😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: